Ko terkesan Pak/Mas Hari ini menyimpulkan bahwa vendor yg menawarkan harga murah itu "nakal" karena ada tendensi untuk off-spec, tdk safety, dll.
Saya saat ini punya kontrak di sbh KKKS, dengan harga murah bahkan hampir 80% dr OE. Tapi kami ttp perform baik kualitas maupun safety-nya, karena kami memperhitungkan semua faktor harga bersama dengan faktor resiko dengan sangat teliti, shga mampu memberikan penawaran yg murah namun justified tdk mengorbankan service dan safety.
Terminologi Murah/Mahal ini dibandingkan dgn apa dulu? Dengan harga OE, sering panitia tender trnyata tidak jeli membuat harga OE alias ketinggian/kerendahen. Karena kadan OE itu dibuat tidak berdasarkan perhitungan detail, bisa jg hanya berdasarkan extrapolasi dri tahun2 sblmnya pdhl perubahan harga kan tdk selamanya linear.
Vendor yg Mahal pun banyak saya lihat berperilaku cheating dan krg peduli dengan safety, demi keuntungan yg lebih besar.
Regards/rahmat
-----Original Message-----
From: Hari Subono <hari_subono@yahoo.com>
Sender: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Date: Wed, 4 May 2011 07:22:43
To: Migas_Indonesia@yahoogroups.com<Migas_Indonesia@yahoogroups.com>
Reply-To: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Subject: Re: [Oil&Gas] Pertamina RFCC Project - Central Java
Dear All,
Seringkali beberapa vendor "nakal" tidak memperhitungkan kualitas (safety, hasil kerja dan waktu) demi mengejar harga yang rendah. Semestinya panitia tegas dan kalau perlu belajar lagi untuk meyakinkan bahwa keselamatan tidak dapat dinilai dengan rendahnya harga.
Pengalaman saya; tinggal menunggu waktu saja bagi owner/ panitia lelang akan mendapatkan "punishment" berupa kejadian yang "fatal" baik dari sisi safety, hasil kerja dan waktu, apabila selalu memenangkan peserta tender "yang penting murah".
Biasanya bidder "nakal" ini memiliki hubungan yang sangat baik dengan panitia lelang, sehingga panitia "menutup mata" dengan kekurangan-kekurangan mereka walaupun tidak "apple to apple" dengan bidder lainnya. Barangkali bisa dibilang "oknum" dari panitia tender - namun oknumnya mayortitas juga termasuk "oknum" panitia yang memiliki wewenang mengatakan "tidak" atau "iya".
Sesungguhnya bidder/ vendor nakal ini akan sangat merugikan untuk jangka panjang bagi perusahaan/ pemberi kerja dikarenakan down time plan yang lebih lama dan tentunya nilainya tidak sebanding dengan selisih harga murah dari vendor nakal tersebut. Ini dikarenakan kualitas yang diberikan oleh vendor nakal tersebut memliki potensi besar untuk terjadinya accident, molornya pelaksanaan pekerjaan, dan pendeknya umur barang.
Semoga bermanfaat.
Wassalam,
Hari Subono
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------




No comments:
Post a Comment