Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Ahmad Mujib <ahmad.mujib@gmail.com>
Sender: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Date: Fri, 5 Aug 2011 07:57:34
To: Migas Indonesia<Migas_Indonesia@yahoogroups.com>
Reply-To: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Subject: [Oil&Gas] (Geologi News) Jangan Mimpikan Menara Pencakar Langit di Asia Tenggara
Jangan Mimpikan Menara Pencakar Langit di Asia Tenggara
*Suhendra* - detikFinance
http://finance.detik.com/read/2011/08/04/082534/1696121/1016/jangan-mimpikan-menara-pencakar-langit-di-asia-tenggara?f990101mainnews
* Burj Khalifa (Foto: Reuters) *
*Jakarta* - Negara-negara di Timur Tengah berlomba membuat gedung tertinggi
di dunia. Namun jangan harap hal serupa terjadi di kawasan Asia Tenggara.
Pembangunan menara-menara pencakar langit di dunia di Asia Tenggara sulit
dilakukan karena beberapa faktor.
*Menurut Presiden Federation Internationals des Administrateurs de
Bien-Conselis Immobiliers (FIABCI) Asia Pasifik, Teguh Satria pembangunan
menara pencakar langit tinggi di kawasan Asia Tenggara sulit terwujud karena
salah satunya terkendala faktor gempa*.
"Menara tertinggi di dunia sangat mungkin dibangun di Timur Tengah karena
relatif tidak ada gempa, kecuali Iran, di daerah kita (Asia Pasifik) seperti
China, Jepang rawan gempa. Di Asia Pasifik sangat kecil karena daerahnya
rawan gempa," kata Teguh kepada *detikFinance,* Rabu malam (3/8/2011).
FIABCI merupakan kumpulan pengembang properti se-Asia Pasifik.
T*eguh menjelaskan daerah-daerah seperti Singapura, Kalimantan atau Malaysia
masih memungkinkan membangun gedung tertinggi dengan ketinggian tertentu
karena relatif masih aman dari gempa. *Namun misalnya ia mencontohkan untuk
Malaysia di bagian wilayah selatan berbatasan dengan Thailand sudah masuk
wilayah rawan gempa.
Menurut Teguh tak mengherankan jika negara-negara Timur Tengah
berlomba-lomba membangun gedung tertinggi di dunia. Selain didukung oleh
keuntungan letak geografis negara itu juga memiliki kemampuan finansial yang
cukup besar.
"Bukan hanya itu mereka (Timur Tengah) juga banyak duit, kebanggan dan nilai
lebih. Trennya mereka akan berlomba-lomba membangun gedung tertinggi didunia
diangka seribu meter," kata Teguh.
Ia pun menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Burj Khalifa Mei 2011
lalu. Ia sangat terkesan dengan teknologi bangunan yang memakai teknologi
mutahir seperti lift.
"Seperti teknologi lift naik ke lantai 140 cepet banget, yang jelas nggak
pakai kabel, saya hanya samapai ke lantai 140 yang hanya untuk umum,
puncaknya sampai 176," katanya.
Teguh mencontohkan seperti di Dubai banyak bentuk gedung-gedung yang
aneh-aneh yang didukung oleh teknologi konstruksi yang luar biasa.
"Surga para arsitek ada disana (Timur Tengah), apa yang digambar bisa
direalisasikan karena dukungan uang yang besar," katanya.
Seperti diketahui, Pangeran kaya Arab Saudi Alwaleed bin Talal tengah
menyiapkan
menara tertinggi
<http://finance.detik.com/read/2011/08/03/165852/1695829/1016/mengintip-desain-menara-tertinggi-dunia-milik-si-pangeran-kaya>di
dunia. Kuwait pun tengah merencanakan menara tertinggi serupa. Rekor menara
tertinggi di dunia saat ini masih dipegang Burj Khalifa, Dubai yang dibangun
Emaar Properties.
Berikut ini beberapa gedung tertinggi yang sudah dibangun dan rencana akan
dibangun di kawasan Timur Tengah:
1. Kingdom Tower, berlokasi di Jeddah, Arab Saudi tingginya dipastikan
akan mengalahkan Burj Khalifa 828 meter.
2. Mubarak al Kabir Tower Kuwait digadang-gadang akan memiliki tinggi
1001 meter. Ini bagian dari mega proyek pembangunan Kota Sutera atau Madinah
al Hareer.
3. Burj Khalifa, Dubai Uni Emirat Arab, merupakan gedung tertinggi dunia
saat ini yang sudah berdiri dengan ketinggian sekitar 828 meter.
4. Mekkah Royal Clock Tower berlokasi di Mekkah Arab Saudi dengan julukan
Abraj al-Bait memiliki tinggi sekitar 601 meter.
5. Nakheel Tower berlokasi di Dubai atau lebih dikenal AlBurj.
*(hen/qom)*
***Please consider the environment before printing this e-mail**
*
------------------------------------
--------------------------------------------------------------
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at)migas-indonesia.com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Migas_Indonesia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Migas_Indonesia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Migas_Indonesia-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
Migas_Indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
No comments:
Post a Comment