Maka dari itu, saya jadi bertanya apakah tidak salah ketik karena pak Dirman ini toh bekerja di luar negri?
Dunia sudah berubah pada saat ini, sekat2 ras dan bangsa se akan tidak berbatas, apalagi jika kita berbicara proyek2 Migas. Selama professional dan menunjukkan pribadi yang unggul, tidak ada dkotomi antara nasionalis dan non-nasionalis.Betapa banyak orang yg berkata "nasional' tetapi menjual bangsa nya sendiri?Btw dalam konteks ini pula dengar kabar ada rencana pak Habibie untuk mengumpulkan para pakar dan ahli orang Indonesia yang tersebar di beberapa negara maju untuk share discuss untuk kemajuan Ind. Secara kontekstual adalah benar ada nya, tetapi setelah kumpul dan duduk bersama, apakah negara ataupun instrument lain dalam tata aturan serta laksana untuk meng cover up peng hidupan para pakar dan ahli tersebut?SalamSketska N2011/6/2 InYo tHeA <inyoclubs@gmail.com>
Tidak mau berbicara panjang lebar dan munafik.....langsung to the point saja....saya kira masalahnya adalah uang...jika pemerintah atau perusahaan dalam negeri mau menggaji sama besar atau kurang sedikit dr yg didapat kawan" yg sekarang merantau...sy yakin pasti banyak yg mau dengan senang hati pulang kampung....tp klo perbedaannya terlalu jauh....sepertinya mustahil....pls no offense just imho
- inyo -
don't be a fool...use the proper tool !!
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
No comments:
Post a Comment