0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)

0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)
MARINE SURVEY

Monday, October 17, 2011

Bls: [Oil&Gas] Digest Number 7897

 

Henan Petroleum Indonesia ( Service and oil company that own by Sinopec Group ) need urgent the Marketing Officer , if you have friend or candidates please send to my email : s_astried@yahoo.com or blueman_2000@163.com

requirement :

1. Single , Male
2. available for overtime in case needed
3. Salary Negotiation depend experience and capability
4. experience in Oil and Gas are preferred
5. English must be Fluent oral and written


Dari: "Migas_Indonesia@yahoogroups.com" <Migas_Indonesia@yahoogroups.com>
Kepada: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Dikirim: Senin, 17 Oktober 2011 22:20
Judul: [Oil&Gas] Digest Number 7897

Messages In This Digest (18 Messages)

Messages

1a.

Re: (mekanikal) nozzle load pada pressure vessel

Posted by: "Teddy" tavilius.teddy@gmail.com   graviton03

Sun Oct 16, 2011 4:53 pm (PDT)



Mas Rifai,

memakai pressure equivalent method, allowable yang dipakai adalah:

1. Full rating flange, setelah menambahkan pressure equivalent dari beban
luar (axial force dan bending moment) dan design pressure/MAWP. Dari sini
terlihat, kalau pipe spec atau MAWP mengambil full rating: pressure
equivalent akan menghasilkan pressure total melebihi rating flange. Tidak
ada lagi margin tersedia untuk external load. Ini menimbulkan pertanyaan,
apakah flange akan fail atau akankah terjadi leakage? kalau metoda ini
dipakai apa adanya, tentunya kita akan menarik kesimpulan semua flange yang
sekarang terinstall fail dan perlu diganti atau up rating!! Metoda ini jadi
tidak begitu populer..... ..

2. daripada mengambil full rating Reverse strength di propose sebagai
allowable... .detail metoda ini bisa dibaca di paper nya LC Peng, bisa di
unduh secara bebas di internet (
http://www.pipestre ss.com/papers/ Eval-FlageConn. pdf
). Intinya, allowable load yang dipakai adalah 1.5 Sh nya si flange
material....

Untuk quick screening saya lebih prefer NC3658.3 hanya saja user harus aware
apa limitations nya...silahkan di baca di code terkait atau di CAESARII
manual.

Note: 1. Techlock/Graylock/ NORSOK compact flange: bandingkan dengan
allowable axial force dan bending moment curve dari vendor.

2. API Flange,bandingkan dengan curves di API code.

Regards,
Teddy Susanto
Australia Pacific LNG
Brisbane.
2.

Some Vacancies at Nisconi

Posted by: "Pungki Purnadi" pungki.purnadi@gmail.com

Sun Oct 16, 2011 6:21 pm (PDT)



*PT. NIPPON STEEL CONSTRUCTION INDONESIA (PT.NISCONI) * was established on
November 1st 1972*, *with its head office in Jakarta, Indonesia, as a joint
venture company between *Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara
(PERTAMINA) and NIPPON STEEL CORPORATION* *,* the world's 2nd largest steel
producer, with a basis for supporting the activities of oil and gas industry

*PT. NISCONI offers a complete range of onshore & offshore EPCIC i.e.
Engineering, Procurement, Construction, Installation & Commissioning
services at in-house.* To further collaborate, PT. NISCONI carry out a wide
variety of services ranging from engineering material, procurement,
fabrication and construction for offshore platforms, submarine and on land
pipelines, oil/gas treating and transfer facilities, LPG/LNG production and
storage facilities. *PT. NISCONI* is strongly supported by *NIPPON STEEL
ENGINEERING CO., LTD**,* in Tokyo *(NSEC)**,* an internationally known
company experienced in the engineering and construction sectors as well as
steel production.

We are currently taking applicants for the following position:

*Instrument & controls discipline*

1. Senior Instrument & control engineers – Equal or more then 7 years
experience

2. Senior Telecom engineers – Equal or more then 6 years experience

3. Instrument engineers – Equal or more then 2 years experience

*Electrical discipline** *

1. Senior electrical engineers – Equal or more then 8 years experience

2. Electrical engineers – Equal or more then 3 years experience

*DEPUTY HOOK-UP MANAGER*

Qualification

1. Bachelors Degree in Engineering
2. At least fifteen (15) years in the Oil and Gas Industry and must have
worked for at least five (5) years as a Hook-Up Manager or related position
3. Must have offshore experience in offshore hook-up and installation
4. Must have experience in offshore pre-commissioning and commissioning
activities
5. Good knowledge of EPCI scope of work
6. Fluent in written and spoken English
7. Computer literate (Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Project
as a minimum)
8. Knowledge of Project Management
9. Self motivated
10. Goal oriented

*MARINE SPECIALIST*

Qualifications

1. Bachelors Degree in Nautical Science or Marine Engineering
2. Minimum ten (10) years experience as marine Specialist or related
field
3. Knowledge of procedures for anchor handling deployment and barge
mooring
4. Knowledge of vessel movement procedures and anchorage
5. Extensive experience in marine operations especially for hook-up and
installation scope
6. Can coordinate with COMPANY Marine Representative
7. In charge of the overall barge and vessel movements during the hook-up
works
8. Basic knowledge of Marine Codes, Specifications and Standards (IMO,
SOLAS, Etc.)
9. Fluent in written and spoken English

*DEPUTY **ONSHORE PIPELINE SITE** MANAGER*

Qualification

1. Bachelors Degree in Engineering

2. At least fifteen (15) years in the Oil and Gas Industry and must
have worked for at least five (5) years as a Site Manager, Construction
Manager or related position

3 Must have both onshore pipeline and piping experiences in
installation and pre-commissioning activities

4 Good knowledge of EPCI scope of work

5 Fluent in written and spoken English

6 Computer literate (Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft
Project as a minimum)

7 Knowledge of Project Management

8 Self motivated

9 Goal oriented

* *

We offer our staff a challenging and innovative work environment. An
attractive salary package will be negotiated to ensure a high caliber
appointment.

To apply for this position, please send your application together with a
detailed resume including recent color photograph to recruitment@ nisconi.com
in Microsoft Word or PDF format with a file size not more than 350kb.**

---------- Forwarded message ----------
From: isnaini yulia shanty <isnaini.yulia@ nisconi.com>
Date: 2011/10/17
Subject: VACANCY
To: pungki.purnadi@ gmail.com

** **

** **

*Management Support***

[image: cid:image001.jpg@ 01CBD831. F7B6A390] *PT. Nippon Steel Construction
Indonesia* ****

*Sampoerna Strategic Square,***

*North Tower, 15th Floor*

*Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46*

*Jakarta 12930,**Indonesia*

*Telp. +6221-5770033*

*Fax. +6221-5770969*

** **
3.

(Tanya) Training/Course Shipping Management & Customer Service & Cus

Posted by: "bintono helly" hellyrb@yahoo.com   hellyrb

Sun Oct 16, 2011 7:02 pm (PDT)



Dear Rekans,
 
Kalo ada informasi tentang penyelenggara training/course utk:
- Shipping Management
- Customer Service
- Customer Relations Management (CRM)
 
Bisa tolong di japri saja.
 
Thanks,
Helly RB
4a.

[news][EBT] Navigat Makin Giat Bangun Pembangkit Listrik Terbarukan

Posted by: "tjak adi" tjak_adi@yahoo.co.id   tjak_adi

Sun Oct 16, 2011 7:34 pm (PDT)



JAKARTA. Pembangkit listrik terbarukan bakal semakin banyak. PT Navigat Organik Energy Indonesia, perusahaan swasta yang menghasilkan listrik dari sampah perkotaan, berencana menambah tiga mesin pembangkit lagi. Total dana untuk ekspansi itu mencapai Rp 1,05 triliun.
Saat ini, Navigat baru memiliki satu pembangkit listrik di Bantargebang, Bekasi berkapasitas 10 megawatt (MW). Satu pembangkit baru akan ditaruh di Bantargebang dan mampu menaikkan kapasitas menjadi 12 MW tahun ini dan tahun depan menjadi 26 MW. Pembangkit lainnya ada di Suwung, Bali dan Benowo, Surabaya, masing-masing berkapasitas 10 MW. "Dana investasi di Bantargebang Rp 530 miliar, di Suwung Rp 200 miliar, dan di Benowo Rp 320 miliar," jelas Agus Nugroho Santoso, Direktur Utama Navigat, Jumat (14/10).
Pembangunan pembangkit di Benowo mulai berlangsung tahun ini dan siap beroperasi akhir tahun 2012. Sedangkan pembangkit di Surabaya, mulai dibangun kuartal I-2012 dan beroperasi tahun 2013. "Tender di Surabaya sudah kami menangkan, tinggal menunggu penetapan dari walikota untuk memulai proyek," tandas Agus.
Navigat gencar berekspansi karena prospek bisnis ini cerah. Dengan menggunakan sampah sebagai bahan baku yang diolah sebagai energi, Navigat yakin bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk peduli pada lingkungan lewat program go green. Apalagi, listrik berbahan bakar minyak mulai kesulitan lantaran cadangan fosil terus berkurang.
Selain itu, pemerintah juga akan menaikkan harga jual listrik berbasis energi terbarukan, dari sebelumnya sebesar Rp 820 per kilo watt hour (kWh) menjadi Rp 850 - Rp 1.050 per kWh. "Kenaikan harga jual akan menyemarakkan industri ini," jelas Agus.
Dharma Bakti, Manajer Senior Energi Alternatif Perusahaan Listik Negara (PLN), bilang, tahun ini, PLN sudah membeli listrik dari energi terbarukan sebanyak 80 MW. Peningkatan harga jual itu bisa merangsang pertumbuhan industri listrik terbarukan. "Kapasitas listriknya bakal semakin besar dan kami siap membelinya sesuai keputusan pemerintah," kata Dharma.

Disadur dari : 
http://industri. kontan.co. id/v2/read/ 1318658563/ 80095/Navigat- makin-giat- bangun-pembangki t-listrik- terbarukan-
4b.

Re: [news][EBT] Navigat Makin Giat Bangun Pembangkit Listrik Terbaru

Posted by: "galih setyo putro" gasepu_chem@yahoo.com   gasepu_chem

Sun Oct 16, 2011 7:46 pm (PDT)



Yth. Pak Adi, 

Dimana ya saya bisa mendapatkan informasi tentang harga jual listrik khususnya yang berasal dari EBT.?
Sekian, terima kasih.

Salam,
Galih S Putro

____________ _________ _________ __
From: tjak adi <tjak_adi@yahoo. co.id>
To: "meti_ires@yahoogrou ps.com" <meti_ires@yahoogrou ps.com>; "KEBTI-KMI@yahoogrou ps.com" <KEBTI-KMI@yahoogrou ps.com>; migas indonesia <Migas_Indonesia@ yahoogroups. com>
Sent: Monday, 17 October 2011 9:34 AM
Subject: [Oil&Gas] [news][EBT] Navigat Makin Giat Bangun Pembangkit Listrik Terbarukan

 
JAKARTA. Pembangkit listrik terbarukan bakal semakin banyak. PT Navigat Organik Energy Indonesia, perusahaan swasta yang menghasilkan listrik dari sampah perkotaan, berencana menambah tiga mesin pembangkit lagi. Total dana untuk ekspansi itu mencapai Rp 1,05 triliun.
Saat ini, Navigat baru memiliki satu pembangkit listrik di Bantargebang, Bekasi berkapasitas 10 megawatt (MW). Satu pembangkit baru akan ditaruh di Bantargebang dan mampu menaikkan kapasitas menjadi 12 MW tahun ini dan tahun depan menjadi 26 MW. Pembangkit lainnya ada di Suwung, Bali dan Benowo, Surabaya, masing-masing berkapasitas 10 MW. "Dana investasi di Bantargebang Rp 530 miliar, di Suwung Rp 200 miliar, dan di Benowo Rp 320 miliar," jelas Agus Nugroho Santoso, Direktur Utama Navigat, Jumat (14/10).
Pembangunan pembangkit di Benowo mulai berlangsung tahun ini dan siap beroperasi akhir tahun 2012. Sedangkan pembangkit di Surabaya, mulai dibangun kuartal I-2012 dan beroperasi tahun 2013. "Tender di Surabaya sudah kami menangkan, tinggal menunggu penetapan dari walikota untuk memulai proyek," tandas Agus.
Navigat gencar berekspansi karena prospek bisnis ini cerah. Dengan menggunakan sampah sebagai bahan baku yang diolah sebagai energi, Navigat yakin bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk peduli pada lingkungan lewat program go green. Apalagi, listrik berbahan bakar minyak mulai kesulitan lantaran cadangan fosil terus berkurang.
Selain itu, pemerintah juga akan menaikkan harga jual listrik berbasis energi terbarukan, dari sebelumnya sebesar Rp 820 per kilo watt hour (kWh) menjadi Rp 850 - Rp 1.050 per kWh. "Kenaikan harga jual akan menyemarakkan industri ini," jelas Agus.
Dharma Bakti, Manajer Senior Energi Alternatif Perusahaan Listik Negara (PLN), bilang, tahun ini, PLN sudah membeli listrik dari energi terbarukan sebanyak 80 MW. Peningkatan harga jual itu bisa merangsang pertumbuhan industri listrik terbarukan. "Kapasitas listriknya bakal semakin besar dan kami siap membelinya sesuai keputusan pemerintah," kata Dharma.

Disadur dari : 
http://industri. kontan.co. id/v2/read/ 1318658563/ 80095/Navigat- makin-giat- bangun-pembangki t-listrik- terbarukan-

4c.

Bls: [Oil&Gas] [news][EBT] Navigat Makin Giat Bangun Pembangkit List

Posted by: "tjak adi" tjak_adi@yahoo.co.id   tjak_adi

Sun Oct 16, 2011 8:39 pm (PDT)



Coba hubungi :
METI-IRES Secretariat
Graha Niaga, 9th Fl.
Jl. Jend. Sudirman Kav. 58
Jakarta 12190
P. 62-21-52912380- 82 F. 62-21-52912382
E. meti.ires@yahoo. com
Mailing list. meti_ires@yahoogrou ps.com

____________ _________ _________ __
Dari: galih setyo putro <gasepu_chem@ yahoo.com>
Kepada: "Migas_Indonesia@ yahoogroups. com" <Migas_Indonesia@ yahoogroups. com>
Dikirim: Senin, 17 Oktober 2011 10:46
Judul: Re: [Oil&Gas] [news][EBT] Navigat Makin Giat Bangun Pembangkit Listrik Terbarukan

 
Yth. Pak Adi, 

Dimana ya saya bisa mendapatkan informasi tentang harga jual listrik khususnya yang berasal dari EBT.?
Sekian, terima kasih.

Salam,
Galih S Putro

____________ _________ _________ __
From: tjak adi <tjak_adi@yahoo. co.id>
To: "meti_ires@yahoogrou ps.com" <meti_ires@yahoogrou ps.com>; "KEBTI-KMI@yahoogrou ps.com" <KEBTI-KMI@yahoogrou ps.com>; migas indonesia <Migas_Indonesia@ yahoogroups. com>
Sent: Monday, 17 October 2011 9:34 AM
Subject: [Oil&Gas] [news][EBT] Navigat Makin Giat Bangun Pembangkit Listrik Terbarukan

 
JAKARTA. Pembangkit listrik terbarukan bakal semakin banyak. PT Navigat Organik Energy Indonesia, perusahaan swasta yang menghasilkan listrik dari sampah perkotaan, berencana menambah tiga mesin pembangkit lagi. Total dana untuk ekspansi itu mencapai Rp 1,05 triliun.
Saat ini, Navigat baru memiliki satu pembangkit listrik di Bantargebang, Bekasi berkapasitas 10 megawatt (MW). Satu pembangkit baru akan ditaruh di Bantargebang dan mampu menaikkan kapasitas menjadi 12 MW tahun ini dan tahun depan menjadi 26 MW. Pembangkit lainnya ada di Suwung, Bali dan Benowo, Surabaya, masing-masing berkapasitas 10 MW. "Dana investasi di Bantargebang Rp 530 miliar, di Suwung Rp 200 miliar, dan di Benowo Rp 320 miliar," jelas Agus Nugroho Santoso, Direktur Utama Navigat, Jumat (14/10).
Pembangunan pembangkit di Benowo mulai berlangsung tahun ini dan siap beroperasi akhir tahun 2012. Sedangkan pembangkit di Surabaya, mulai dibangun kuartal I-2012 dan beroperasi tahun 2013. "Tender di Surabaya sudah kami menangkan, tinggal menunggu penetapan dari walikota untuk memulai proyek," tandas Agus.
Navigat gencar berekspansi karena prospek bisnis ini cerah. Dengan menggunakan sampah sebagai bahan baku yang diolah sebagai energi, Navigat yakin bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk peduli pada lingkungan lewat program go green. Apalagi, listrik berbahan bakar minyak mulai kesulitan lantaran cadangan fosil terus berkurang.
Selain itu, pemerintah juga akan menaikkan harga jual listrik berbasis energi terbarukan, dari sebelumnya sebesar Rp 820 per kilo watt hour (kWh) menjadi Rp 850 - Rp 1.050 per kWh. "Kenaikan harga jual akan menyemarakkan industri ini," jelas Agus.
Dharma Bakti, Manajer Senior Energi Alternatif Perusahaan Listik Negara (PLN), bilang, tahun ini, PLN sudah membeli listrik dari energi terbarukan sebanyak 80 MW. Peningkatan harga jual itu bisa merangsang pertumbuhan industri listrik terbarukan. "Kapasitas listriknya bakal semakin besar dan kami siap membelinya sesuai keputusan pemerintah," kata Dharma.

Disadur dari : 
http://industri. kontan.co. id/v2/read/ 1318658563/ 80095/Navigat- makin-giat- bangun-pembangki t-listrik- terbarukan-

5a.

[news][EBT] Sektor Kehutanan dalam Pengembangan Biodisel Nyamplung

Posted by: "tjak adi" tjak_adi@yahoo.co.id   tjak_adi

Sun Oct 16, 2011 7:47 pm (PDT)



Krisis energi yang terjadi saat ini telah memberikan dampak yang signifikan terhadap meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Sistem penyediaan energi nasional yang ada masih berorientasi kepada pemanfaat energi fosil atau sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (Unrenewable resources). Jika hal tersebut terus-menerus dilakukan suatu saat akan terjadi kelangkaan energi, sehingga diperlukan alternatif baru dalam pemanfaatan energi, yaitu dengan memanfaatkan energi baru terbarukan yang saat ini potensinya masih cukup besar untuk dikembangkan. Pemanfaatan energi terbarukan tersebut akan menjadi sebuah tantangan yang besar bagi Indonesia.
Berdasarkan Mapping  Potensi Dan Penyediaan Bahan Baku Bioenergi Nasional yang disampaikan dalam Seminar Bioenergi Indonesia pada tanggal 23-24 Mei 2011 yang bertemakan Revitalisasi Program Bioenergi Nasional, saat ini terdapat beberapa tanaman penghasil bioenergi yang sangat potensial yaitu kelapa sawit, kelapa, jarak pagar, karet, nyamplung, kosambi, bintaro, lontar, limbah hasil hutan, limbah hasil pertanian, singkong, jagung, sagu, aren, tebu, padi, nipah, sorgum, makroalga dan mikroalga. Berdasarkan hasil pemaparan tersebut cukup jelas bahwa sektor kehutanan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar dalam menjawab tantangan kelangkaan energi, mengingat dari potensi yang ada 40% diantaranya berasal dari sektor kehutanan dan sebetulnya potensi yang berasal dari sektor ini di alam diperkirakan masih cukup banyak, hanya saja masih diperlukan penelitian yang panjang. Salah satu kontribusi nyata sektor kehutanan dalam pengembangan energi terbarukan
adalah pengembangan biodiesel dari pohon nyamplung.
Nyamplung atau Callophyllum inophyllum merupakan salah satu pohon yang memiliki potensi sebagai bahan baku biodiesel. Pohon ini banyak tumbuh dipesisir pantai dan tersebar merata di seluruh Indonesia. Biodisel yang dihasilkan berasal dari biji nyamplung. Kelebihan nyamplung adalah biji mempunyai rendemen yang tinggi, yaitu rendemen minyak (40%-37%) dan rendemen biodiesel sebesar 13%-45%. Selain itu nyamplung juga memiliki keunggulan lain yaitu pemanfaatan tidak berkompetisi dengan kepentingan pangan, pohon tumbuh dan tersebar merata secara alami, regenerasi mudah dan dapat berubah sepanjang tahun, daya survival  tinggi terhadap lingukungan, hampir seluruh bagian memiliki nilai ekonomi dan ekologi.
Semangat program bioenergi tersebut di sektor kehutanan sesungguhnya sudah ada sejak tahun 2005, Menteri kehutanan melalui Balitbang Kehutanan telah melakukan penelitian secara intensif, capaian-capaian yang menggembirakan pun telah diraih. Hasil penelitian intensif ini membuahkan hasil salah satunya adalah biodiesel dari biji nyamplung telah diuji sifat-sifat fisiko-kimianya oleh Pusat Litbang Minyak dan Gas Bumi (2008) dan semua sifat-sifatnya (sebanyak 17 sifat) telah memenuhi standar nasional indonesia (SNI) untuk biodiesel, No: 04-7182-2006. Berdasarkan uji coba pada kendaraan bus pun diperoleh hasil yang memuaskan tanpa masalah teknis permesinan, kendaraan dapat melaju dengan kecepatan 120 km/jam dengan jarak 370 km. Namun saat ini pamor tersebut tidak terdengar kembali seolah melemah atau dapat dikatakan �seperti jalan ditempat� apa sebenarnya yang terjadi?
Persoalan tersebut terjadi disebabkan oleh beberapa hal yaitu keterbatasan sumberdaya manusia dalam menggunakan teknologi, bahan baku penunjang sulit didapatkan dan prospek pasar nyamplung saat ini belum dapat dimaksimalkan. Studi kasus seperti pengolahan biji nyamplung pada Desa Mandiri Energi di Desa Buluagung Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi. Pengolahan nyamplung di daerah tersebut kini sudah lama tidak berproduksi, padahal bahan baku tersedia melimpah, mengingat biodiesel yang berasal dari nyamplung belum ekonomis, hal ini dikarenakan biaya produksi yang tinggi dan daya beli yang rendah. Memang pada awalnya penduduk sekitar banyak yang menggunakan nyamplung sebagai bahan bakar “gerandong’ (truk pengangkut hasil pertanian), sayangnya penggunaan tersebut hanya sebagai bahan uji coba, para pengemudi gerandong enggan membeli bahan bakar tersebut dan mereka sanksi menggunakannya, karena warnanya yang hitam dan kental berbeda dengan biodiesel
pada umumnya, sehingga para pengolah biodiesel nyamplung pun harus berlapang dada dengan memberikan biodiesel tersebut secara gratis, jika ada pembeli pun itu hanya dari kalangan tertentu saja seperti kalangan akademisi atau peneliti untuk dijadikan bahan baku dalam kegiatan penelitian selanjutnya. Pangsa pasar nyamplung jelas belum terbuka luas untuk masyarakat. selain terkendala di pasar kendala utamanya ada di bahan baku penunjang, industri pengolahan biodisel nyamplung di Banyuwangi mengeluhkan mahalnya dan sulitnya mencari bahan baku methanol untuk esterifikasi, methanol harus diperoleh dari luar kota, pengusaha pun harus mengeluarkan biaya yang lebih besar, sementara hasil biodiesel dijual dengan harga murah setara dengan solar dipasaran yaitu Rp. 4.500, untuk mereduksi biaya terkadang methanol yang telah dipakai digunakan kembali akan tetapi methanol tersebut memiliki % kandungan yang berbeda dan hal ini dapat mempengaruhi hasil akhir biodiesel.
Kualitas Biodiesel yang dihasilkan dari nyamplung pun masih meragukan, para konsumen banyak yang mengeluhkan bau biodiesel yang tidak sedap, warna yang hitam pekat dan sangat kental. Sehingga kajian ekonomi industri pengolahan biodiesel nyamplung di daerah ini masih menunjukan angka ketidak layakan, akan tetapi masih memungkinkan jika bahan bakar yang dijual adalah biokerosin (minyak tanah), sayangnya biokerosin yang dihasilkan masih memerlukan beberapa penelitian secara fisik dan kimia, mengingat kualitas biokerosin yang dihasilkan masih memiliki daya viskositas yang tinggi sehingga daya kapilaritasnya rendah, selain itu bau biokerosin yang dihasilkan sangat menyengat.
Kasus nyamplung di daerah tersebut merupakan contoh kecil dari permasalahan bioenergi yang kita hadapi, dengan gambaran tersebut diharapkan akan ada tekonologi baru yang mampu mereduksi kendala yang ada sehingga dapat menghasilkan kualitas biodisel yang baik. Teknologi baru tidak akan berjalan tanpa diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul. Peningkatan sumber daya manusia dalam pengembangan biodisel nyamplung dapat dilakukan dengan memanfaatkan semua peluang yang ada dalam bidang pendidikan sebagai sarana pengembangan diri yang produktif, salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah dengan memanfaatkan beasiswa unggulan yang diberikan oleh pemerintah melalui kementrian pendidikan nasional. Jenis besiswa unggulan yang memungkinkan dimanfaatkan oleh para pengembang biodisel nyamplung adalah beasiswa unggulan P3SWOT atau beasiswa pendidikan yang diperuntukan untuk peneliti, pencipta, penulis, seniman, wartawan, olahragawan dan tokoh. Para
pengembang biodisel dapat mengambil spesifikasi peneliti dan pencipta, kedepannya setelah mengikuti program ini para pengembang biodisel nyamplung dapat menciptaan dan menemukan terobosan baru dalam bidang ketahanan energi, yang dapat menjawab persoalan tersendatnya program pengembangan energi yang ada saat ini termasuk nyamplung. Jika teknologi yang ada telah tepat dan mampu menghasilkan kualitas biodisel yang baik, barulah kita mengembangkan kearah yang selanjutnya yaitu pengembangan potensi dan pemasarannya. Peluang Kehutanan dalam hal ini pun akan sangat terbuka lebar, selain karena kita merupakan domain pemegang bahan baku bioenergi, adanya peraturan pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yang menetapkan target penyediaan bahan baku energi nasional harus dipenuhi melalui pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan sebesar 17% pada tahun 2025. Terlebih lagi dengan dibentuknya Direktur Jenderal
Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, telah dicanangkan Visi Energi 25/25, yaitu inisiatif untuk pencapaian target pangsa energi baru terbarukan yang lebih tinggi dalam bauran energi nasional, yaitu sebesar 25% pada tahun 2025. Visi Energi 25/25 ini menekankan pada 2 (dua) hal penting, yaitu upaya “konservasi energi� di sisi pemanfaatan untuk menekan laju penggunaan energi nasional, dan upaya “diversifikasi energi� di sisi penyediaan dengan mengutamakan energi baru terbarukan. Peraturan tersebut secara tersirat menghimbau untuk dapat melakukan penurunan terhadap konsumsi bahan bakar fosil dengan memanfaatkan potensi tanaman bioenergi yang ada, kehutanan dan pertanian sebagai pihak yang bergerak dalam bahan baku perlu melakukan konservasi energi dengan mengembangkan budidaya tanaman-tanaman penghasil bioenergi, agar pemanfaatan menjadi lebih maksimal. Jika potensi tersebut dimaksimalkan, diperkirakan Indonesia akan mampu menghemat sekitar
700 ribu ton elpiji atau setara dengan 900 juta liter minyak tanah.Kehutanan memiliki andil besar dalam visi energi 25/25, Jadi??? Apakah kita akan memulai semuanya setelah terlambat??? ? Tentu Tidak!!! Sekaranglah saatnya kita untuk berkarya, saat ini tidak perlu 100 cukup dengan 25/25 saja.

Disadur dari : 
http://green. kompasiana. com/iklim/ 2011/10/14/ sektor-kehutanan -dalam-pengemban gan-biodisel- nyamplung/
5b.

Re: [news][EBT] Sektor Kehutanan dalam Pengembangan Biodisel Nyamplu

Posted by: "yishak" yose_gratari@yahoo.com   yose_gratari

Sun Oct 16, 2011 10:06 pm (PDT)



Pak Adi,

Kita harus hati2 dalam mengolah dan mengeksploitasi Bahan Bakar dari tanaman.

Jangan sampai agresivitas program tersebut mengganggu ketersediaan tanaman pangan.

Langkah terawal yg sebaiknya dilakukan pemerintah adalah 'mengurangi' jumlah kendaraan dengan cara membatasi usia dan kondisi kendaraan.

Problem Indonesia saat ini adalah ibarat manusia makan terus tapi sisa pengolahan makanan itu tidak dikeluarkan.
Itu yang menjadi penyakit.

Bila program ini dijalankan bisa dihitung penghematan BBM, penghematan energi dr penambangan logam, dst dst.

Tidak populer memang, tapi itu cara terbaik.

Salam,
-YI-



From the desk of Yose

-----Original Message-----
From: tjak adi <tjak_adi@yahoo. co.id>
Sender: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Date: Mon, 17 Oct 2011 10:47:34
To: meti_ires@yahoogrou ps.com<meti_ires@yahoogrou ps.com>; KEBTI-KMI@yahoogrou ps.com<KEBTI-KMI@yahoogrou ps.com>; migas indonesia<Migas_Indonesia@ yahoogroups. com>
Reply-To: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Subject: [Oil&Gas] [news][EBT] Sektor Kehutanan dalam Pengembangan Biodisel Nyamplung

Krisis energi yang terjadi saat ini telah memberikan dampak yang signifikan terhadap meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Sistem penyediaan energi nasional yang ada masih berorientasi kepada pemanfaat energi fosil atau sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (Unrenewable resources). Jika hal tersebut terus-menerus dilakukan suatu saat akan terjadi kelangkaan energi, sehingga diperlukan alternatif baru dalam pemanfaatan energi, yaitu dengan memanfaatkan energi baru terbarukan yang saat ini potensinya masih cukup besar untuk dikembangkan. Pemanfaatan energi terbarukan tersebut akan menjadi sebuah tantangan yang besar bagi Indonesia.
Berdasarkan Mapping  Potensi Dan Penyediaan Bahan Baku Bioenergi Nasional yang disampaikan dalam Seminar Bioenergi Indonesia pada tanggal 23-24 Mei 2011 yang bertemakan Revitalisasi Program Bioenergi Nasional, saat ini terdapat beberapa tanaman penghasil bioenergi yang sangat potensial yaitu kelapa sawit, kelapa, jarak pagar, karet, nyamplung, kosambi, bintaro, lontar, limbah hasil hutan, limbah hasil pertanian, singkong, jagung, sagu, aren, tebu, padi, nipah, sorgum, makroalga dan mikroalga. Berdasarkan hasil pemaparan tersebut cukup jelas bahwa sektor kehutanan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar dalam menjawab tantangan kelangkaan energi, mengingat dari potensi yang ada 40% diantaranya berasal dari sektor kehutanan dan sebetulnya potensi yang berasal dari sektor ini di alam diperkirakan masih cukup banyak, hanya saja masih diperlukan penelitian yang panjang. Salah satu kontribusi nyata sektor kehutanan dalam pengembangan energi terbarukan
adalah pengembangan biodiesel dari pohon nyamplung.
Nyamplung atau Callophyllum inophyllum merupakan salah satu pohon yang memiliki potensi sebagai bahan baku biodiesel. Pohon ini banyak tumbuh dipesisir pantai dan tersebar merata di seluruh Indonesia. Biodisel yang dihasilkan berasal dari biji nyamplung. Kelebihan nyamplung adalah biji mempunyai rendemen yang tinggi, yaitu rendemen minyak (40%-37%) dan rendemen biodiesel sebesar 13%-45%. Selain itu nyamplung juga memiliki keunggulan lain yaitu pemanfaatan tidak berkompetisi dengan kepentingan pangan, pohon tumbuh dan tersebar merata secara alami, regenerasi mudah dan dapat berubah sepanjang tahun, daya survival  tinggi terhadap lingukungan, hampir seluruh bagian memiliki nilai ekonomi dan ekologi.
Semangat program bioenergi tersebut di sektor kehutanan sesungguhnya sudah ada sejak tahun 2005, Menteri kehutanan melalui Balitbang Kehutanan telah melakukan penelitian secara intensif, capaian-capaian yang menggembirakan pun telah diraih. Hasil penelitian intensif ini membuahkan hasil salah satunya adalah biodiesel dari biji nyamplung telah diuji sifat-sifat fisiko-kimianya oleh Pusat Litbang Minyak dan Gas Bumi (2008) dan semua sifat-sifatnya (sebanyak 17 sifat) telah memenuhi standar nasional indonesia (SNI) untuk biodiesel, No: 04-7182-2006. Berdasarkan uji coba pada kendaraan bus pun diperoleh hasil yang memuaskan tanpa masalah teknis permesinan, kendaraan dapat melaju dengan kecepatan 120 km/jam dengan jarak 370 km. Namun saat ini pamor tersebut tidak terdengar kembali seolah melemah atau dapat dikatakan �seperti jalan ditempat� apa sebenarnya yang terjadi?
Persoalan tersebut terjadi disebabkan oleh beberapa hal yaitu keterbatasan sumberdaya manusia dalam menggunakan teknologi, bahan baku penunjang sulit didapatkan dan prospek pasar nyamplung saat ini belum dapat dimaksimalkan. Studi kasus seperti pengolahan biji nyamplung pada Desa Mandiri Energi di Desa Buluagung Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi. Pengolahan nyamplung di daerah tersebut kini sudah lama tidak berproduksi, padahal bahan baku tersedia melimpah, mengingat biodiesel yang berasal dari nyamplung belum ekonomis, hal ini dikarenakan biaya produksi yang tinggi dan daya beli yang rendah. Memang pada awalnya penduduk sekitar banyak yang menggunakan nyamplung sebagai bahan bakar “gerandong’ (truk pengangkut hasil pertanian), sayangnya penggunaan tersebut hanya sebagai bahan uji coba, para pengemudi gerandong enggan membeli bahan bakar tersebut dan mereka sanksi menggunakannya, karena warnanya yang hitam dan kental berbeda dengan biodiesel
pada umumnya, sehingga para pengolah biodiesel nyamplung pun harus berlapang dada dengan memberikan biodiesel tersebut secara gratis, jika ada pembeli pun itu hanya dari kalangan tertentu saja seperti kalangan akademisi atau peneliti untuk dijadikan bahan baku dalam kegiatan penelitian selanjutnya. Pangsa pasar nyamplung jelas belum terbuka luas untuk masyarakat. selain terkendala di pasar kendala utamanya ada di bahan baku penunjang, industri pengolahan biodisel nyamplung di Banyuwangi mengeluhkan mahalnya dan sulitnya mencari bahan baku methanol untuk esterifikasi, methanol harus diperoleh dari luar kota, pengusaha pun harus mengeluarkan biaya yang lebih besar, sementara hasil biodiesel dijual dengan harga murah setara dengan solar dipasaran yaitu Rp. 4.500, untuk mereduksi biaya terkadang methanol yang telah dipakai digunakan kembali akan tetapi methanol tersebut memiliki % kandungan yang berbeda dan hal ini dapat mempengaruhi hasil akhir biodiesel.
Kualitas Biodiesel yang dihasilkan dari nyamplung pun masih meragukan, para konsumen banyak yang mengeluhkan bau biodiesel yang tidak sedap, warna yang hitam pekat dan sangat kental. Sehingga kajian ekonomi industri pengolahan biodiesel nyamplung di daerah ini masih menunjukan angka ketidak layakan, akan tetapi masih memungkinkan jika bahan bakar yang dijual adalah biokerosin (minyak tanah), sayangnya biokerosin yang dihasilkan masih memerlukan beberapa penelitian secara fisik dan kimia, mengingat kualitas biokerosin yang dihasilkan masih memiliki daya viskositas yang tinggi sehingga daya kapilaritasnya rendah, selain itu bau biokerosin yang dihasilkan sangat menyengat.
Kasus nyamplung di daerah tersebut merupakan contoh kecil dari permasalahan bioenergi yang kita hadapi, dengan gambaran tersebut diharapkan akan ada tekonologi baru yang mampu mereduksi kendala yang ada sehingga dapat menghasilkan kualitas biodisel yang baik. Teknologi baru tidak akan berjalan tanpa diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul. Peningkatan sumber daya manusia dalam pengembangan biodisel nyamplung dapat dilakukan dengan memanfaatkan semua peluang yang ada dalam bidang pendidikan sebagai sarana pengembangan diri yang produktif, salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah dengan memanfaatkan beasiswa unggulan yang diberikan oleh pemerintah melalui kementrian pendidikan nasional. Jenis besiswa unggulan yang memungkinkan dimanfaatkan oleh para pengembang biodisel nyamplung adalah beasiswa unggulan P3SWOT atau beasiswa pendidikan yang diperuntukan untuk peneliti, pencipta, penulis, seniman, wartawan, olahragawan dan tokoh. Para
pengembang biodisel dapat mengambil spesifikasi peneliti dan pencipta, kedepannya setelah mengikuti program ini para pengembang biodisel nyamplung dapat menciptaan dan menemukan terobosan baru dalam bidang ketahanan energi, yang dapat menjawab persoalan tersendatnya program pengembangan energi yang ada saat ini termasuk nyamplung. Jika teknologi yang ada telah tepat dan mampu menghasilkan kualitas biodisel yang baik, barulah kita mengembangkan kearah yang selanjutnya yaitu pengembangan potensi dan pemasarannya. Peluang Kehutanan dalam hal ini pun akan sangat terbuka lebar, selain karena kita merupakan domain pemegang bahan baku bioenergi, adanya peraturan pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yang menetapkan target penyediaan bahan baku energi nasional harus dipenuhi melalui pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan sebesar 17% pada tahun 2025. Terlebih lagi dengan dibentuknya Direktur Jenderal
Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, telah dicanangkan Visi Energi 25/25, yaitu inisiatif untuk pencapaian target pangsa energi baru terbarukan yang lebih tinggi dalam bauran energi nasional, yaitu sebesar 25% pada tahun 2025. Visi Energi 25/25 ini menekankan pada 2 (dua) hal penting, yaitu upaya “konservasi energi� di sisi pemanfaatan untuk menekan laju penggunaan energi nasional, dan upaya “diversifikasi energi� di sisi penyediaan dengan mengutamakan energi baru terbarukan. Peraturan tersebut secara tersirat menghimbau untuk dapat melakukan penurunan terhadap konsumsi bahan bakar fosil dengan memanfaatkan potensi tanaman bioenergi yang ada, kehutanan dan pertanian sebagai pihak yang bergerak dalam bahan baku perlu melakukan konservasi energi dengan mengembangkan budidaya tanaman-tanaman penghasil bioenergi, agar pemanfaatan menjadi lebih maksimal. Jika potensi tersebut dimaksimalkan, diperkirakan Indonesia akan mampu menghemat sekitar
700 ribu ton elpiji atau setara dengan 900 juta liter minyak tanah.Kehutanan memiliki andil besar dalam visi energi 25/25, Jadi??? Apakah kita akan memulai semuanya setelah terlambat??? ? Tentu Tidak!!! Sekaranglah saatnya kita untuk berkarya, saat ini tidak perlu 100 cukup dengan 25/25 saja.

Disadur dari : 
http://green. kompasiana. com/iklim/ 2011/10/14/ sektor-kehutanan -dalam-pengemban gan-biodisel- nyamplung/

6.

Bls: [Oil&Gas] bagimana cara kerja DCVG

Posted by: "Ari Kurniawan" ari_calister2@yahoo.com   ari_calister2

Sun Oct 16, 2011 8:40 pm (PDT)



Pak Johan,

Sy bukan senior tapi coba sy menjawab tentang pertanyaan ini. 
DCVG merupakan teknik inspeksi untuk mengetahui kerusakan  coating di pipa yang terbenam.
teknik ini masih cenderung baru (sekitar tahun 1995 ditemukan oleh john Mulvany dan John Leeds).
DCVG sudah sangat umum digunakan dan sudah masuk ke standar NACE, ISO, dan standar lain.
kira-kira prinsip DCVG seperti ini

1. saat ada cacat coating di pipa maka arus yang mengalir ke bagian pipatersebut  lebih besar dibandingkan di lokasi yang lain
2. sinyalnya dapat dideteksi dengan mengukur gradien potensial di sekitar cacat coating

3. semakin besar cacat coating maka arus yang mengalir akan menjadi lebih besar dan sinyal yang dideteksi jadi lebih besar

4. dari besarnya gradien potensial tersebut secara kualitatif akan diketahui besarnya cacat coating.

Nilai yang didapat adalah %IR dan secara kualitatif besarnya cacat coating diklasifikasikan seperti ini :
 1. 0 - 15 % - Ringan -  Tidak Perlu diperbaiki
2. 16-35% - Sedang - Perlu diperbaiki
3. 35-70%- Berat - Perlu diperbaiki secepatnya
4. 71-100 %- Parah- harus digali hari itu juga (Exacavate today)

Tim kami membeli alat DCVG ini dari UK dan telah dipakai di beberapa tempat dan hasilnya cukup akurat ketika dibuktikan dengan
penggalian.

Tks,
AK 
CP Engineer

1.1.RINGAN   à(0 â€" 15%)   àSMALL 
  SEDANG   à(15 â€"
35%)   àMEDIUM
  BERAT   à(35 â€"
70%)    àMEDIUM
LARGE  PARAH   à(70 â€"
100%)  àEXACAVATE TODAY

 

____________ _________ _________ __
Dari: kurniawan johan <ohengkapal@yahoo. co.id>
Kepada:
Cc: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Dikirim: Sabtu, 15 Oktober 2011 15:48
Judul: [Oil&Gas] bagimana cara kerja DCVG

 
dear Senior

bagaimanakah cara kerja DCVG sehingga bisa menemukan adanya coating yang rusak

thanks

johan

7a.

Bls: [Oil&Gas] Pengumuman Bea Siswa KMI untuk 4 mahasiswa anggota Mi

Posted by: "Afif Ikhsani" aikhsani@yahoo.com   aikhsani

Sun Oct 16, 2011 9:53 pm (PDT)



Berusaha untuk memenuhi 1jt BOPD dulu untuk dalam negeri mas. Hehehe..
Kepingin dateng sebenarnya kemarin, tapi banyak halangan. Mungkin untuk anniversary ke 11 besok saya akan berpartisipasi.
Semoga KMI semakin jaya kedepannya.

____________ _________ _________ __
Dari: Joi Surya Dharma <joi.dharma@gmail. com>
Kepada: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Dikirim: Sabtu, 15 Oktober 2011 23:01
Judul: Re: [Oil&Gas] Pengumuman Bea Siswa KMI untuk 4 mahasiswa anggota Milis Migas Ind

 
Afif juga jangan jadi majukan migas asing ya...... Anyway, selamat juga utk para penerima beasiswa.
Kok tidak hadir ke acara KMI kemarin nih btw.

Kind Regards,
Joi Surya Dharma

Feel the Energy
Energy Nusantara - Knowledge Sharing, Synergy & Forum
http://www.facebook .com/groups/ energynusantara/

Website: http://joi4energy. com

2011/10/15 Afif Ikhsani <aikhsani@yahoo. com>

> 
>Selamat buat teman-teman peraih beasiswa, tetap majukan migas nasional ya :)
>
>
>
>___________ _________ _________ ___
>Dari: Administrator Migas <migas_indonesia@ yahoo.com>
>Kepada: "migas_indonesia@ yahoogroups. com" <migas_indonesia@ yahoogroups. com>
>Dikirim: Minggu, 9 Oktober 2011 2:13
>Judul: [Oil&Gas] Pengumuman Bea Siswa KMI untuk 4 mahasiswa anggota Milis Migas Ind
>
>
>
> 
>
>
>Migas Indonesia
>
>
>Karena kesibukan saya mempersiapkan Seminar Migas sekaligus KMI AWARDS 2011 sekaligus secara bersamaan sehingga selama 1 minggu tidak sempat otak atik Milis apalagi posting memberitahukan hasilnya karena banyak sekali  peminat yang masuk dan waktu untuk menseleksi sangat terbatas. Namun saya sudah mendapatkan 4 mahasiswa tersebut dan karena perlu gerak cepat saya langsung menelpon saja pemenang nya untuk hadir di jakarta dan ikut Seminar Migas berikut penganugerahan KMI AWARDS 2011 tanggal 6 Oktober 2011  dimana penyerahan beasiswa termasuk di dalamnya.
>
>
>Selain itu kepada Penerima bea siswa di perbolehkan juga membawa rekan kampus dan aktivis kampus antara 4 sd 6 orang sehingga event KMI kemarin ramai juga dengan kehadiran adik adik Mahasiswa selain Penerima Bea siswa juga dari adik2 yang terlibat dengan kegiatan KMI Goes to Campus di UI (Metalurgy dan Petkim Gas), ITB,  Akamigas Balongan, Untirta, UPN, Trisakti, UPN dll.
>
>
>Adapun ke 4 mahasiswa tersebut adalah :
>
>
>1.     -  Leonardo Suwanto Wijaya
â€" Fakultas Teknik Perminyakan UPN Angkatan 2007
>2.    -   Siti Tias Miranti -
Fakultas Teknik Kimia Universitas Indonesia Angkatan
2008
>3.    -   Artha Ratu Nauli -
Fakultas Teknik Permiyakan Institut Teknik Bandung Angkatan
2008
>4.   -   Novaldy Aditya -
Fakultas Teknik Permiyakan Universitas Trisakti Angkatan
2008
> 
>Selamat kepada adik adik penerima Bea Siswa KMI 2011, semoga dapat memacu prestasi di Kampus masing masing.
>
>
>Semoga KMI dapat meneruskan tradisi ini demi kemajuan Profesional Migas Indonesia.
>
>
>Salam,
>S. Herry Putranto
>Ketua Harian KMI
> 
>
>

--

8a.

Re: PMbook Standart

Posted by: "Riki Sapari" riki_sapari@yahoo.com   riki_sapari

Sun Oct 16, 2011 10:02 pm (PDT)



Dear Mas Fendi,

Saya kirim japri mohon kabari jika sudah menerimanya. ....., kebetulan saya juga dapat dari rekan2 di ITAPPI (IPCI) seperti yang di sarankan oleh PAk Alex Iskandar ini.

Warmest Regards,
RSP

____________ _________ _________ __
From: Alex Iskandar <axlpce@yahoo. com>
To: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Sent: Saturday, October 15, 2011 9:47 PM
Subject: Re: [Oil&Gas] PMbook Standart

Sepertinya belum ada yang respon ya?

Kalau boleh dijawab, Karena dimilis ini multi disiplin di bidang Migas, mungkin sebaiknya agar mas Fendy bergabung dengan milis dengan peserta yang mempunyai minat yang sama yaitu:

ProjectControls_ Indonesia@ yahoogroups. com dan
pmi-indonesia@ yahoogroups. com

Yang juga berafiliasi dengan milsi migas / KMI dalam beberapa acara yg lalu.

Mudah-mudahan anda bisa mendapatkan jawaban yang tepat untuk mempelajari tentang hal PM dan semisalnya.

Salam,
Alex Iskandar
Sent from my BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: ijeffend@gmail. com
Sender: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Date: Fri, 14 Oct 2011 08:10:06
To: <Migas_Indonesia@ yahoogroups. com>
Reply-To: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Subject: [Oil&Gas] PMbook Standart

Rekans Milister,                              Saya agak sulit sourching Pmbook Standart yang di publish oleh PMI standarts commite, jika rekans milister  ada yang mempunyai Book of Project Management Body of Knowledge PMbook latest version boleh kiranya di share ke saya, via japri. Sebelumnya Thanks atas bantuannya.                                      Salam,                                              Fendy
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------ --------- --------- ------

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Portal Industri : http://www.migas- indonesia. com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia- nomail@yahoogrou ps.com
Daily Digest    : Migas_Indonesia- digest@yahoogrou ps.com
Individual Mail : Migas_Indonesia- normal@yahoogrou ps.com
Administrator  : Migas_Indonesia- owner@yahoogroup s.com
Mirror : http://groups. google.com/ group/Migas- Indonesia- Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at) migas-indonesia. com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -Yahoo! Groups Links

------------ --------- --------- ------

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Portal Industri : http://www.migas- indonesia. com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia- nomail@yahoogrou ps.com
Daily Digest    : Migas_Indonesia- digest@yahoogrou ps.com
Individual Mail : Migas_Indonesia- normal@yahoogrou ps.com
Administrator  : Migas_Indonesia- owner@yahoogroup s.com
Mirror : http://groups. google.com/ group/Migas- Indonesia- Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at) migas-indonesia. com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -Yahoo! Groups Links

    http://docs. yahoo.com/ info/terms/
9.

Storage tanks cost utk wilayah indonesia

Posted by: "Diah, Tresnaning(JKT-G&O)" tresnaning.diah@inpex.co.jp

Sun Oct 16, 2011 10:08 pm (PDT)



Dear rekan milister,

Dimana ya saya bisa mendapatkan informasi tentang storage tanks cost (untuk crude tanks) untuk wilayah indonesia?
Sekian, terima kasih.

Salam,
Naning

10a.

Re: Workshop PTK 007 Rev. 2/2011 untuk karyawan non KKKS

Posted by: "Administrator Migas" migas_indonesia@yahoo.com   migas_indonesia

Sun Oct 16, 2011 11:06 pm (PDT)



Dear Mas Anton dan Mss Rio, CC. Mbak Kristina (Moderator KBK SCM)

Untuk tahun 2011 KMI masih punya kesempatan untuk menyelenggarakan 1 Batch lagi, awalnya sih mau kita selenggarakan di jakarta saja seperti biasa namun saya lihat pesertanya sudah tidak banyak lagi jadi kita beri kesempatan untuyk KMI Batam atau KMI Kaltim untuk penyelenggaraan berikiu.

Silahkan mas mana yang lebih dulu tercapai 25 peserta itu yang kita prioritaskan, nanti saya kordinasikan dengan Kop BPMIGAS.

demikian disampaikan, salam saya untuk teman2 di Batam dan Kaltim.

S. Herry Putranto
Ketua Harian KMI

____________ _________ _________ __
From: Johanes Anton Witono <jwitono@gmail. com>
To: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
Sent: Saturday, October 15, 2011 9:09 AM
Subject: Re: [Oil&Gas] Workshop PTK 007 Rev. 2/2011 untuk karyawan non KKKS

 
Sesuai pembicaraan dengan Pak Herry, rencananya setelah penyelenggaraan di Batam, roadshow Workshop PTK 007 akan berlanju


__._,_.___
Recent Activity:
--------------------------------------------------------------
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest    : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator   : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at)migas-indonesia.com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment

LinkWithin2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget
Jika anda merasa info ini berguna dan ingin mentraktir saya beli minuman, silahkan anda bisa mendonasikan sedikit rezeki anda dengan mengklik link dibawah ini:


Bisnis Tiket Pesawat Online

Disclaimer