Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Theme From:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Wednesday, August 10, 2011

[Oil&Gas] KMI Goes To Akamigas Balongan

 

Pada seminar KMI Goes To Campus Akamigas balongan terjadi diskusi yang menarik mengenai usaha – usaha yang dilakukan untuk meningkatkan produksi minyak dalam negeri.

Berkaitan dengan cara untuk menaikan produksi migas, ada dua rencana yaitu dalam jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek ialah dengan melakukan kegiatan eksploitasi / tahap pengembangan  di sekitar sumur yang sudah berpotensi adanya migas, sedangkan dalam jangka panjangnya yaitu melakukan kegiatan eksplorasi di daerah yang sama sekali belum dilakukan kegiatan pengeboran dengan perkiraan adanya potensi migas melalui survey sebelum pengeboran dilakukan serta memanfaatkan energi alternatif seperti geothermal, CBM, dll untuk mengurangi kelangkaan migas, dan memperbaiki aturan sistem dengan pihak investor agar investor asing tertarik untuk melakukan kerjasama dan bisa menghasilkan sistem yang bersifat simbiosis mutualisme antara pihak yang bersangkutan. Selain itu peningkatan produksi minyak bumi di Indonesia, diantaranya diperlukan:

1.      Peningkatan kapabilitas mengelola industri perminyakan termasuk infrastruktur, SDM, permodalan dan penelitian.

2.      Meningkatkan secara terpadu aktifitas 'ekstensifikasi' (meningkatkan cadangan melalui kegiatan eksplorasi) dan

       'intensifikasi' (meningkatkan produksi melalui peningkatan recovery factor (RF) dengan teknologi EOR, IOR.

  Dalam usaha menaikan produksi migas di Indonesia pastinya terdapat permasalahan yang sering terjadi seperti saat ini salah satunya adalah masalah pembebasan lahan untuk melakukan eksplorasi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut perlu adanya kerja sama antara pihak pemerintah dengan masyarakat untuk mempertimbangkan dampak positif dan dampak negatif sehingga mekanismenya bisa diatasi dengan baik tanpa ada yang dirugikan.

Untuk meningkatkan target produksi ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut:

1.    Pemerintahan di migas perlu ditingkatkan keharmonisannya

2.    Project operasional dan peraturan program dilaksanakan dengan baik oleh pihak-pihak yang berperan di dalamnya.

3.    Visi antar Stakeholder Migas perlu diharmoniskan (min ego sektoral/ institusi).

4.     Reserve Replacement Ratio yang rendah (41% < 100%)  Untuk tahun 2010 RRR sebesar 41%, artinya untuk setiap produksi 

      1 barel    hanya tergantikan 0,41 barel dari hasil eksplorasi

5.     Work Commitment KKKS tidak terpenuhi (internal atau interrelated)

6.     Keterlambatan Proyek dan Kegiatan Pengeboran: Cepu

7.     Birokrasi Pemda, Tumpang Tindih Lahan (Izin Kehutanan),  Sosial Masyarakat

8.     Proses Pengadaan: Ketersediaan Alat dan Jasa Penunjang

9.     Operasional: Unplanned Shutdown, Transportation (Pipeline, Trucking)

10.  Ketersediaan Data: Tender WKP

11.  Masalah Khusus seperti di Aceh, Perbatasan

12. Peraturan Perundangan: Cabotage Law, Revisi UU Migas, PP Cost Recovery


Regards,

Syahroni

__._,_.___
Recent Activity:
--------------------------------------------------------------
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest    : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator   : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at)migas-indonesia.com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment

LinkWithin2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget
Jika anda merasa info ini berguna dan ingin mentraktir saya beli minuman, silahkan anda bisa mendonasikan sedikit rezeki anda dengan mengklik link dibawah ini:


Bisnis Tiket Pesawat Online

Disclaimer