0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)

0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)
MARINE SURVEY

Friday, July 15, 2011

[Oil&Gas] [news] [EBT] Kadin Siap Galang Green Fund Energi Terbarukan

 

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia siap menjadi mitra pemerintah menjembatani pemanfaatan "Green Fund" dari mancanegara dalam mendorong percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).

"Sejumlah negara menyatakan siap membantu Indonesia dengan memberikan hibah untuk pengembangan energi baru dan terbarukan. Namun, pemerintah sepertinya lamban menanggapi komitmen itu," kata Ketua Komite Tetap Bidang Energi baru dan Terbarukan, Harry Salman F.Sohar, pada seminar "Memasuki Era Energi Baru dan Terbarukan untuk Kedaulatan Energi Nasional" yang diselenggarakan Kadin Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Menurut catatannya, Amerika Serikat siap menggelontorkan dana sekitar 364 juta dolar AS untuk kerja sama riset bersama. Sedangkan Finlandia dengan dana sekitar 60 juta dolar AS berniat mengembangkan biomassa di Riau dan Kalimantan Selatan.

"Namun, pemerintah terkesan tidak memberi sambutan. Komitmen itu tak kunjung mendapatkan jawaban dari pihak pemerintah," ujarnya.

Untuk itu, diutarakan Harry, Kadin siap menjadi fasilitator dalam menghimpun dana-dana tersebut untuk menyalurkannya kepada pemangku kepentingan. Hal itu agar mempercepat implementasinya dalam rangka menjalankan komitmen Indonesia untuk mengembangkan energi baru terbarukan.

Menurutnya, pemerintah sejauh ini selalu menggaungkan percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan. "Namun, pemerintah tidak mampu mengatasi berbagai hambatan yang ada termasuk soal pendanaan sehingga implementasinya berjalan di tempat," ujarnya seperti dikutip Antara.

Pemerintah sesungguhnya telah menetapkan kebijakan untuk mendorong pengembangan dan penggunaan energi terbarukan yang mencapai 25 persen mix (energi fosil 75 persen dan energi terbarukan 25 persen) pada tahun 2025.

Jenis energi baru terdiri atas lima kelompok yakni nuklir, coal bed methane (CBM), gasified coal, liquefied coal, dan hidrogen. Sedangkan energi terbarukan terdiri atas panas bumi, bioenergi, hidro, sinar matahari, angin, dan samudera.

Meski UU nomor 30 tahun 2009 ini telah diterbitkan, namun dalam tataran pelaksanaan pemanfaatan energi terbarukan dirasakan sangat lambat karena tidak segera diikuti dengan penerbitan regulasi yang jelas, seperti Peraturan Pemerintah (PP) yang berpihak kepada energi baru terbarukan.

Untuk itu ditambahkan Harry, Kadin Indonesia bersama lintas kementerian dan Lembaga Swadaya Masyarakat sedang menyelesaikan "white paper" berisi konsep dari dunia usaha demi pengembangan bisnis di bidang energi baru terbarukan di Indonesia untuk direkomendasikan kepada pemerintah.

__._,_.___
Recent Activity:
--------------------------------------------------------------
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest    : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator   : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at)migas-indonesia.com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment

LinkWithin2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Jika anda merasa info ini berguna dan ingin mentraktir saya beli minuman, silahkan anda bisa mendonasikan sedikit rezeki anda dengan mengklik link dibawah ini:


Bisnis Tiket Pesawat Online

Disclaimer