Rekan2, Kalau dalam penguapan normal apakah masih berbahaya,
karena kapur barus kan dijual bebas,
dan belum pernah ada peringatan dari sisi kesehatan.
Rgds,
imam
On 8/4/11, muhammad riduan <adhael86@yahoo.com> wrote:
> Kapur barus sebenarnya merupakan product dari senyawa naphtalene, Senyawa
> naphtalene ini merupakan senyawa aromatic yang merupakan peleburan dari 2
> rantai benzene. Dan setahu saya memang semua senyawa aromatic itu merupakan
> komponen hydrocarbon dengan nilai octane paling besar (di atas
> naphtene,olefin maupun parafinik). Biasanya di pabrik aromatic, jika semakin
> tinggi octane numbernya menunjukkan semakin banyak komponen senyawa
> aromaticnya (biasanya octane number 105). Tapi yang perlu diketahui bahwa
> semua senyawa aromatic terutama benzene merupakan senyawa yang sangat
> beracun bagi tubuh. Jadi mungkin dari segi teknis kapur barus masih feasible
> tapi dari segi kesehatan tidak dianjurkan penambahan kapur barus pada fuel.
>
>
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at)migas-indonesia.com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
No comments:
Post a Comment