0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)

0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)
MARINE SURVEY

Thursday, August 4, 2011

Re: [Oil&Gas] Habibie: Ilmuwan Nggak Usah Pulang ke Indonesia

 

jadi ingat kisah hidup beberapa tahun lalu,

Saya: Prof terima kasih bimbingannya, saya ingin kembali kenegara saya dan bekerja di sana
Prof: apa kamu tidak suka tinggal di sini, saya punya banyak riset yg bisa km kerjakan
Saya: (sok bersikap Nasionalis) saya ingin membangun negara saya pak.

seminggu kemudian di Sabuga ITB saat career days

Saya: Pak ada lowongan kerja untuk saya
Recruiter: kualifikasi adik apa? (sangat ramah)
Saya: Oh saya lulusan teknik dari bandung pak dan sempat kuliah s2 di luar dan internship di beberapa Perusahaan migas diluar pak
Recruiter: (sikap mulai berubah) wah adik master ya, kita tidak ada lowongan untuk fresh graduate adanya experience 4 tahun keatas (tp kenapa buka stand di careers days ITB ya??)
Saya: Loh memangnya kenapa pak?
Recruiter: Lulusan master juga belum tentu bisa kerja di bandingan lulusan s1 dek (loh kok jawaban tidak nyambung)
Saya: oh gitu ya pak, padahal saya juga punya gelar s1 pak (kemudian meninggalkan bapak recruiter dengan dongkol)
dan ternyata beberapa stand perusahaan juga bersikap serupa seperti yang pertama.

setelah 6 bulan putus asa mencari kerja padahal rela dikirim kemana saja

Saya: Selamat siang prof (menulis email ke prof pembimbing terdahulu), masih ada research untuk saya
Prof: oh masih ada, kita sedang banyak project untuk North sea dan geothermal dan bekerja sama dengan beberapa perusahaan Migas
Saya: kapan saya bisa mulai pak
Prof: terserah km kapan bisa nya, kalo bisa secepatnya?
Saya: terima kasih prof. beri saya waktu 2 bulan

Seminggu kemudian nekat datang kembali ke recruitment di bandung

Recruiter: dengan CV dan kualifikasi km, kenapa masih belum dapat kerja
Saya: belum rezeki bu, sulit mencari kerja di negara sendiri.
Recruiter: oh begitu, kalo kamu saya kirim kenegara lain apa masih mau kerja di perusahaan ini
Saya: Saya rela dan ikhlas bu.

Maaf OOT, tetapi hanya memberi gambaran kepada rekan2 semua, kadang2 beberapa orang memang tidak mempunyai pilihan untuk kembali kenegara sendiri. kita tidak bisa memghakimi org2 yang bekerja atau research diluar adalah tidak nasionalis atau oportunis, tetapi seperti pesan Prof saya di bandung yang cukup bijaksana, Kita adalah anak globalisasi, tidak ada batasan negara dan tempat untuk berkarir, passpor kita adalah otak, niat dan kerja keras.

Salam,
dhay-





From: backpacker aja <backpacker_aja@yahoo.com>
To: "Migas_Indonesia@yahoogroups.com" <Migas_Indonesia@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, August 4, 2011 1:34 PM
Subject: Re: [Oil&Gas] Habibie: Ilmuwan Nggak Usah Pulang ke Indonesia

 
Pak Dirman...

iya neh...kok USD turun terus terhadap IDR yah....
gaji jadi turun hehehhe....kapan kira2 naek lagi Pak? ditunggu analysisnya....

Soim,
Dubai-UAE








From: Dirman Artib <dir.art@gmail.com>
To: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Sent: Thursday, August 4, 2011 6:23 PM
Subject: Re: [Oil&Gas] Habibie: Ilmuwan Nggak Usah Pulang ke Indonesia

 
Ramadhan Kareem....Ramadhan Kareem !

Ilmuwan vs Insinyur (?)
Apakah Insinyur itu seorang ilmuwan (?)
Apakah ada ilmuwan yang Insinyur (?)
Apakah yg dimaksud Pak HBB itu hanya saintis yg PhD bergelut dgn kode-kode DNA, yg berkutat dgn kajian sel kanker, yg bisa membuat rudal berkepala gatel, atau justru hanya sebatas PhD-PhD alumni Achen, di mana ada juga bernasib kurang beruntung, misalnya hanya mengajar di UTJI -Universitas Timur Jauh Indonesia,  atau di UTKD-Universitas Terpuruk Ku Di sini.

Btw.
Mudah-mudahan saya dan teman-teman sejenis bukan termasuk kategori Pak HBB, Ilmuwan PhD  jelas nggak, Insinyurpun juga gak ada sertifikasi PII-nya. 
Apakah seperti mengerjakan root cause analysis termasut riset? 
Atau pusing mikirin agar vibrasi yg berlebihan bisa dimitigasi termasuk riset ?
Atau seperti mencari data empiris agar bisa diberi pre-tension load tertentu dgn menggunakan setting Torque Wrench yang benar, apakah termasuk riset ?
Report ada, tinjauan masalah, methodology, data test dari laboratory, analysis dan Conclusion (Ilmuwankah aku?)

Yang jelas deg-degan melihat turun dan turun-nya nilai tukar USD thd IDR, bukan termasuk riset, tapi boleh diambil kesimpulan masiing-masing.

Salam,

d'Art.

d'Art.








2011/8/4 Cahyo Laksono Hadinoto <cahyo.hadinoto@gmail.com>
 
Thanks info nya Mas Afda,
Apa yang disampaikan didalam tulisan dibawah, saya pribadi setuju dengan pendapat Habibie, meski tidak seluruhnya.
Saya hanya berfikir sederhana, jikalau kita tidak memulai 'riset atau penelitian' di negeri sendiri secara mandiri, lalu kapan?
Selama study di German dulu, saya bertemu dengan banyak orang2 'hebat' Indonesia disana, double study doctoran adalah hal yang wajar dan lumrah.
Pertanyaan saya kepada mereka, 'apa setelah itu mereka akan kembali', jawabannya adalah apa yang ditulis dibawah.
Banyak hal sebenarnya yg dapat disharingkan disini, mungkin dilain waktu.
 
Salam hangat,
Cahyo
 

 
2011/8/4 Afda Rizki <afdarizki@gmail.com>
 

Saya kira ini juga berlaku untuk para nomaden engineer, para "tentara bayaran" yang menyebar di banyak kumpeni di luar negri sana

Habibie: Ilmuwan Nggak Usah Pulang ke Indonesia

Republika –  Min, 31 Jul 2011

REPUBLIKA.CO.ID,AACHEN - B.J. Habibie memaklumi adanya orang pintar Indonesia yang memilih tidak pulang ke tanah airnya. Meski memilih tinggal di luar negeri, Habibie yakin orang-orang itu tetap cinta Indonesia.
"Dari zaman saya di Eropa, isunya sama: brain drain. Tapi, kita realistis saja. Bagaimana orang pintar mau pulang ke Indonesia kalau tidak ada lapangan pekerjaan di sana," kata Habibie saat memberikan kuliah umum di kota Aachen, Jerman, Sabtu (30/7).
Ia berbicara banyak soal IPTEK, ekonomi, brain drain, dan kenangan masa mudanya di kota teknik Jerman, Aachen. Antusiasme masyarakat (intelektual) Indonesia memang terlihat di acara ini. Sekitar 470 mahasiswa di daratan Eropa menyempatkan diri datang ke Aachen.
Habibie sendiri terlihat segar, antusias dan seperti biasa penuh senyum. Ia memulai dua sesi kuliah umum dengan menceritakan pengalamannya berkuliah di Aachen pada tahun 1950-an. Ketika panitia mengisyaratkan bahwa waktu yang diberikan terbatas, kakek yang pandai melucu ini berseloroh,"Kekurangan saya memang itu: tidak bisa berhenti kalau sudah ngomong."
Brain Drain
Pada sesi tanya-jawab, seorang mahasiswi sempat mempertanyakan bagaimana mungkin kualitas sumber daya manusia Indonesia bisa ditingkatkan jika sekolah pun belum terjamin untuk semua anak Indonesia. Habibie menanggapi dengan ringan.
"Indonesia kan punya banyak sekali sumber daya alam. Harusnya SDA itu yang dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan otak manusianya,'' katanya. "Ya, jangan pesimis, dong. Nggak maju-maju kita kalau pesimis terus. Saya yakin Indonesia bisa. Soal kemampuan sih, nggak usah dipertanyakan lagi."
Masalah brain drain pun Habibie tak cemas. "Bohong itu kalau bilang, orang Indonesia yang di luar negeri are lost people yang nggak punya nasionalisme."
Menurutnya, pilihan yang realisitis untuk (sementara) bertahan di luar negeri. Apalagi untuk para ilmuwan, kondisi dalam negeri tidak mendukung mereka melakukan riset atau mengembangkan keahlian.
"Tapi saya yakin, jika ada kesempatan, tak ada orang Indonesia yang tidak ingin berbakti pada tanah air," katanya. "Nggak masalah kalau sekarang mereka ingin 'mencari bekal' dulu di luar negeri."



--
Sr. Project Engineer / CEP-PM
GS Engineering & Construction Corp.
15th Fl, GS Tower, 679, Yeoksam-Dong, Kangnam-Gu,
Seoul, 135 - 985, South Korea.
Office: +82-2-2005-8256 / 7286
Mobile: +82-10-5846-1091





__._,_.___
Recent Activity:
--------------------------------------------------------------
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest    : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator   : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at)migas-indonesia.com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment

LinkWithin2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Jika anda merasa info ini berguna dan ingin mentraktir saya beli minuman, silahkan anda bisa mendonasikan sedikit rezeki anda dengan mengklik link dibawah ini:


Bisnis Tiket Pesawat Online

Disclaimer