From: Migas_Indonesia@yahoogroups.com [mailto:Migas_Indonesia@yahoogroups.com] On Behalf Of Rawindra
Sent: Friday, June 03, 2011 9:51 AM
To: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Subject: Re: [Oil&Gas] Solusi Surplus material..? million usd waste ??
Yang saya tau persis adalah satu LQ (living quarter) platform komplit dgn helipad dan 15T pedestal crane di Malacca Strait PSC menganggur sejak thn '90. Hanya dipakai 6 thn kurang lebih sesuai POD-nya, akomodasi pekerja keburu pindah ke onshore basecamp karena crew headcount berkembang terus/minyaknya tidak habis sampai sekarang. Sekarang accmd platform tsb sudah di.mothball alias dikuncimati.
Juga satu wellstream cooler seukuran ruko 3-lantai berkapasitas 45ribu bpd, menganggur sejak commissioning thn '84.
Alasan tdk bisa ditransfer ke PSC lain ya macam2, tapi biasanya terkunci di alasan keekonomian ...., mob/demob crane barge terlalu mahal. Dan mungkin juga psikologis, sebab siapa pun pemilik offshore proj dgn nilai ratusan juta atau malah milyaran $ akan berat hati memakai barang lungsuran dgn segala keribetannya.
Saya sendiri pernah setengah dipaksa mengambil kompresor gas 10 mmcfd dari PSC lain yang 'idle'. Trnyata hitungan biaya transport dan modifikasi lebih besar daripada beli baru.
Tapi untuk transfer barang2 consumables (trmasuk tubulars) antar PSC sangat lazim dilakukan ..., orang2 SCM/procurement sudah hafal dgn prosedurnya.
Wass.,
Rwd
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saya melihat dibeberapa KKKS ada surplus material yang nilainya sangat besar (dalam ukuran juta an USD)
barang masih bagus, dicoba transfer tidak ada yang mau terima (dengan segala macam alasan) , akhirnya
barang tersebut di keep dan di maintain hingga puluhan / belasan tahun dan biaya penyimpanannya
umumnya sudah lebih dari harga belinya (biaya gudang,inspeksi,perawatan dlll)...
ketika mau dijual ,tidak bisa karena sudah dianggap aset negara (sudah di cost recovery), mau di write-off (bahasa keren dari harga di kiloin)
barang masih baru dan bagus...di buy back oleh suplier atau trade-in dengan harga yang sama suplier tidak mau ,
buy back by discont harga saat ini aturan belum ada?....
So akhirnya ? negara mengeluarkan biaya yang besar terus menerus (waste) ?? ada ide ....
KR
This e-mail and any attachment are confidential and may be privileged or otherwise protected from disclosure. It is solely intended for the person(s) named above. If you are not the intended recipient, any reading, use, disclosure, copying or distribution of all or parts of this e-mail or associated attachments is strictly prohibited. If you are not an intended recipient, please notify the sender immediately by replying to this message or by telephone and delete this e-mail and any attachments permanently from your system.
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
No comments:
Post a Comment