0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)

0812-701-5790 (Telkomsel) Marine Surveyor PT.Binaga Ocean Surveyor (BOS)
MARINE SURVEY

Sunday, October 23, 2011

Re: Bls: FW: [Oil&Gas] Sertifikasi Tenaga Ahli Nasional dan Tenaga Trampil Nasional Sektor Jasa Konstruksi.

 

Rekan Ihsan,

Saya sudah menjelaskan permasalahan di Martabe project namun rekan masih mencoba mencari sensasi sendirian.

Sungguh mengecewakan setingkat rekan Ihsan melakukan hal ini demi sensasi.

Salam KMI,
IHA

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: "^_^ ihsan" <ihsanmail@gmail.com>
Sender: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Date: Sun, 23 Oct 2011 13:29:18 +0600
To: <Migas_Indonesia@yahoogroups.com>; <ProjectControls_Indonesia@yahoogroups.com>
ReplyTo: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: FW: [Oil&Gas] Sertifikasi Tenaga Ahli Nasional dan Tenaga Trampil Nasional Sektor Jasa Konstruksi.

 

Saya kurang sependapat dengan apa yang telah diutarakan oleh Bapak Irawan
Haditomo.

Apa indikasi yang benar-benar menyatakan bahwa Indonesia sudah layak disebut
sbg negara yang tertinggal/bukan negara maju? Kalau Bapak hanya selalu saja
melihat bahwa gelas masih setengah kosong, ya begitulah jadinya. Tolong Pak
ubah segera mindsetnya, lihatlah bahwa memang gelas yg dimaksud sudah ada
isinya sebagian.

Tolong Pak beritahukan kepada saya, negara manakah yg memberikan statement
bahwa mereka benar2 menolak standard SNI, atau mnyatakan bahwa standard SNI
itu jelek. Tolong Pak Irawan, dikonfirmasi pertanyaan saya ini. Perkara
semua produk Indonesia dapat bersaing dan mempunyai nilai yang jauh lebih
baik daripada bangsa lain janganlah langsung begitu saja dihubungkan dgn
standard SNI. Standardnya sudah bagus, yg bermasalah hanya pada
implementasinya saja.

Apa yang dikatakan oleh Pak Cahyo itu tidaklah seburuk apa yang ada didalam
pikiran Pak Irawan.
Pak Cahyo hanya sekedar mengutarakan pendapatnya saja: "mengapa begitu
banyak lembaga2 di negeri ini yang keliatannya cenderung mencari pendanaan
dengan cara menerbitkan certifikasi2 sejenis"

Kenapa malah dijawab : "Saya melihat disini ada arogansi dengan menuduh
asosiasi hanya mencari uang demi berlangsungnya kehidupan asosiasi tersebut"

Aduh Pak Irawan,,, kenapa dikau berpikir seperti itu

Seharusnya yg menjawab pertanyaan Pak Cahyo ini adalah pihak lembaga PIPI,
dengan cara menerangkan secara detail, rincian dari biaya sertifikasinya
seperti apa sich? Wajar dong bila ada yg berpandangan seperti itu, sekian
juta hanya untuk sebuah sertifikat ? Padahal kalau mau di cross-check ke
lapangan: harga kertas sertifikat + printing + laminating + biaya capek2
--> tidak lebih dari Rp50ribu saja.

Singkatnya harus ada transparansi dari pihak lembaga PIPI sendiri.

Kalau Pak Irawan berkata: "kapan bangsa Indonesia mau diakui oleh bangsa
besar lainnya kalau engineer Indonesia malahan melecehkan asosiasi nasional"
jawabannya: Jaka Sembung naik ojek !!!

Dari dulu sudah diakui kok..

Pak Irawan ini bagaimana sich, sebagai pengagum Alm. Soekarno dan juga
sebagai pengagumnya Pak Habibie, seharusnya pertanyaan yg seperti ini tidak
keluar lagi dimilis.

Mulai dari nenek moyang sampai generasi yg skrg, pada zamannya masing2 sudah
mendapatkan pengakuan & menorehkan penghargaan dari bangsa lain.

Tengoklah Candi Borobudur yg bisa dibangun dengan sebegitu luasnya dan
sebegitu indahnya, komplit dengan arsitektur makro & mikronya, padahal
teknologi beton waktu itu masih belum ada.
SAP Etab AutoCAD Solidworks PDMS MSOffice MSProject Primavera Pertmaster
Suretrack Artemis Google SkectUp MSWindows LotusNotes AdobeAcrobat dlsb
belumlah muncul di pasaran bebas.
Komputerpun masih belum ada karena yg namanya transistor masih berupa
"makhluk ghaib" pada waktu itu.

Tengoklah lagi para kawula muda yg meraih medali emas diajang olimpiade
bergengsi tingkat internasional.
Untuk peneliti, banyak buanget Pak yang sudah menorehkan prestasi diajang
internasional, hanya sayang tidak diekspos habis-habisan ditayangan seputar
selebriti.

Masih kurang Pak Irawan?
OK-lah kalau begitu saya minta tolong kepada Pak DAM & anggota2 Milis Migas
yg terhormat, utk menjelaskan sekali lagi kpd Pak Irawan, bahwa memang
engineer anak bangsa sudah di"harga"i dengan layak oleh bangsa lain ;-)

Masih kurang Pak Irawan?
Oalah... rek-rek... yg masih kurang itu ternyata kemampuan teknis dari Pak
Irawan sendiri.
Uring2an saya Pak, ketika mengetahui kemampuan SekJen ITAPPI sekaligus
penasehatnya, ternyata kemampuannya bisa disamakan dengan kemampuan
Freshgraduate Project Control : manipulasi Gant-Chart sj kok masih
kebingungan ya... Padahal jelas-jelas sebelumnya Pak Irawan memproklamirkan
diri sebagai ahlinya MS. Project di Indonesia.

Seharusnya semakin tua pengalaman, semakin ngelotok ilmunya, semakin
merendahkan diri...

Demikian tangapan2 dari saya,
bila ada hal2 yg salah, mohon masukannya dari para Senior-Senior sekalian.

Thanks,
-Ixn-

On 6/8/2011 9:26 AM, irawan haditomo wrote:

Rekan-2 Milis,

Saya teringat dengan membaca buku Pak BJ Habibi dan terus terang saya kagum
dengan pola pemikiran beliau yang sudah memiliki keilmuan sangat tinggi.
Suatu persepsi pemikiran beliau adalah ingin bangsa Indonesia maju dan
standard seperti SNI etc diakui oleh bangsa dan negara lain.
Sehingga semua produk Indonesia dapat bersaing dan mempunyai nilai yang jauh
lebih baik daripada bangsa lain di belahan dunia ini.
Saya melihat disini ada arogansi dengan menuduh asosiasi hanya mencari uang
demi berlangsungnya kehidupan asosiasi tersebut.
Saya teringat dengan sahabat saya di Malaysia, beliau mengatakan bahwa untuk
mengambil sertifikasi asing seperti AACE atau PMI harus mengeluarkan biaya
sekitar USD 5,000.00.
Sedangkan dengan uang sebesar itu kita sudah dapat melanjutkan sekolah
program S3 di UI atau di PTN lainnya di Indonesia.
Saya juga melihat bahwa nantinya 10 tahun ke depannya bangsa ini akan mulai
menjadi "Kuli" di negerinya sendiri. Saya adalah nasionalis yang mencintai
masa depan bangsa ini rekan-2.
Lalu apakah jaminan dengan sertifikasi LN maka negara dan bangsa ini akan
terdongkrak perekonomiannya? Ya tentu saja bangsa lain yang lebih
menikmatinya dengan duit USD 5,000.00 dibayarkan ke AACE dan PMI tentu saja
kantong mereka yang akan lebih tebal dan asosiasi nasional akan mulai hancur
karena dicurigai mencari uang dari anggotanya.
saya kebetulan ikut suatu milis yaitu ITAPPI atau dulu IPCI, namun saat akan
diadakan iuran anggota maka apa yang terjadi? semua menghilang hanya satu
atau dua yang partisipasi.
Saya juga tidak menyalahkan bangsa lain seperti Amerika, Australia dan
negara-2 eropa yang melihat Indonesia sebagai professionals kelas 3 atau 4
bahkan 5 atau mungkin 10.
Kendala yang ada yaitu:
1. Bahasa sejak lahir yaitu Indonesia
2. Rasa Nasionalisme hilang
3. Cinta produk asing
4. Kurang Inovasi dan kreatif
5. Bangga dengan label berbau asing/LN
6. Opportunities mencari kekayaan (Liberalisme)
saya setuju dengan ungkapan pemikiran rekan Cahyo dan alm.Budhi Swastioko.
Dengan KMI nya makan harumlah nama Indonesia. Saya juga berharap jika ada
rekan-2 yang duduk di asosiasi mulai berpikir bahwa sertifikasi adalah satu
tujuan memberikan citra yang baik bagi Indonesian Engineer dan saya melihat
sah-2 saja mereka mengutip uang untuk kemajuan asosiasinya seperti PMI atau
AACE dan masih banyak lagi lainnya.
Saya mengungkapkan hal ini karena saya sudah termasuk golongan Tua (Old
generation) dimana waktu saya tidak banyak untuk bangsa dan negara ini.

Salam Indonesia Bersatu,
IHA
Pengagum Alm. Soekarno Presiden RI ke 1.

__._,_.___
Recent Activity:
--------------------------------------------------------------
Portal Industri : http://www.migas-indonesia.com
No E-mail (Web) : Migas_Indonesia-nomail@yahoogroups.com
Daily Digest    : Migas_Indonesia-digest@yahoogroups.com
Individual Mail : Migas_Indonesia-normal@yahoogroups.com
Administrator   : Migas_Indonesia-owner@yahoogroups.com
Mirror : http://groups.google.com/group/Migas-Indonesia-Google
Untuk pergantian alamat email dan pengiriman attachment
silahkan hubungi webmaster(at)migas-indonesia.com
HAPUS BAGIAN EMAIL YANG TIDAK DIPERLUKAN SEWAKTU REPLY
PENGIRIMAN ATTACHMENT KE MILIS HARUS MELEWATI ADMINISTRATOR
--------------------------------------------------------------
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment

LinkWithin2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget
Jika anda merasa info ini berguna dan ingin mentraktir saya beli minuman, silahkan anda bisa mendonasikan sedikit rezeki anda dengan mengklik link dibawah ini:


Bisnis Tiket Pesawat Online

Disclaimer